LAPORAN MONEV NOPEMER 2007

December 14th, 2007 by sulsel

Pelaksanaan Monev di Provinsi Sulawesi Selatan dilaksanakan tanggal, 28-30 November 2007. Provinsi Sulawesi Selatan mempunyai 10 satuan kerja berada di kota Makassar 9 satuan kerja dan 1 di Kabupaten Pangkep.

Hasil kunjungan kami di Provinsi Sulawesi Selatan, daya serap Oktober 2007 dari 10 satuan kerja adalah sebesar Rp 1.089.787.544.477,- atau sebesar 81,90% dari DIPA Rp. 1330.603.938.000,-

Angka Partisipasi Kasar (APK) tahun 2006/2007 Provinsi Sulawesi Selatan adalah: SD/Sederajat adalah :109,68%, SMP/Sederajat: 86,51% dan SMA/Sederajat: 59,40%

Jumlah Kab/Kota di Sulawesi Selatan

November 29th, 2007 by sulsel

Provinsi Sulawesi Selatan terdiri dari 23 kab/kota:

1.   Kab. Selayar 2.   Kab. Bulukumba 3.   Kab.  Bantaeng,4.   Kab. Jeneponto5.   Kab. Takalar,6.   Kab. Gowa,7.   Kab. Sinjai,8.   Kab. Bone,9.   Kab. Maros,10. Kab. Pangkep,11. Kab.Barru,12.Kab.Soppeng, 13.kab. wajo, 14.Kab.Sidrap, 15. Kab.Pinrang, 16.Kab.Enrekang, 17.Kab.Luwu, 18.Kab.tator, 19.Kab.Polmas, 20. Kab.Majene, 21. Kab.Mamuju, 22. Kab.makassar, 23. kab. Pare-Pare. 

Wali Provinsi Sulawesi Selatan

November 19th, 2007 by sulsel

Salam Perkenalan.

Koordinator:

Thamrin Khasman Hp 08129414261, email: thamrinkas@yahoo.com.

Anggota:

1. Eliander Konda Pirade. Hp: 081381077719, email: eliander@diknas.go.id dan eliander_25@yahoo.com

2. Ati Mangalle, Hp 081381104404.email: atipkln@diknas.go.id.

3. Evi Margaretha.

Catatan: Rabu. tgl 28 Nov.2007, kami akan monitoring Dana Dekon di Dinas Prov, Perguruan Tinggi, Politehnik, Kopertis, LPMP, Balai Bahasa Pusgrafin dan BPPLS Prov. Sulsel.

Overview JENI 2

October 5th, 2007 by sulsel

Kemarin kami mendapat sedikit gambaran tentang apa dan bagaimana JENI 2 itu. garis besarnya ada pada pemrograman Mobile (J2ME). Membuat aplikasi yang dapat dijalankan di PDA. kemudian dilanjutkan dengan modul High Level User Interface, Low Level User Interface, Persistence, Jaringan, Security, Web Service, Optimasi, dll…

hal yang Tidak mudah memang, tapi semuanya bisa dipahami pelan-pelan. yang penting punya jam terbang sebanyak-banyaknya.

Java Certified keahlian Dejure atau Defacto?

October 5th, 2007 by sulsel

Saat ini keahlian seseorang umumnya dilihat dari keahlian teknisnya. Termasuk bagaimana menangani masalah dan menyelesaikannya saat itu juga. Ukuran keahlian biasanya dilihat dari bagaimana suatu masalah itu bisa selesai. dan umumnya masalah bisa selesai dengan cara trial and error. ini yang biasanya dikenal dengan keahlian Dejure. Berbeda dengan Keahlian menyelesaikan soal (teori). seseorang dengan kemampuan menghapal dan mengerti melalui membaca buku, tentunya menyelesaikan soal sudah tidak menjadi masalah. in iyang dikenal dengan keahlian Defacto. Banyak yang bisa mengatasi troubleshoot secara teknis namun gagal mendapat nilai sertifikasi standar. demikian jufa sebaliknya. Banyak yang dapat nilai sertifikasi diatas rata-rata namun keahlian teknisnya tidak hebat. Idealnya baik Keahlian Jedure dan De Facto seiring sejalan dimiliki oleh ‘pejuang Java’. Sudahkan anda memiliki keduanya?